Koleksi Rayuan Maut, Please Beware!

Dapet e-mail dari teman tentang koleksi beberapa rayuan maut. Bagi yang keberatan quotenya saya ambil, boleh deh ajukan protes. Eh penonton, boleh nyumbang kok.

  • “Tadi malam aku mengirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Hanya sebentar, bidadari itu balik kepadaku. Katanya padaku, masa bidadari disuruh menjaga bidadari?”

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di intermezzo, Multi Dimensi, Selingan | Tag , , | 5 Komentar

Serpihan Persepsi Masyarakat Tentang Bank Syariah

Ada sebuah situs forum yang mengutip jawaban saya pada konsultasi perbankan syariah di situs ekonomi dan bisnis syariah Niriah.com. Dalam konsultansi itu saya sengaja menjelaskan hakikat menabung dan berinvestasi di bank syariah, dua hal yang pada bank konvensional dianggap sebagai hal yang sama. Berbeda?

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Ekonomi Syariah, Niriah.com, Opini, Perbankan | Tag , , , | Tinggalkan Komentar

Generalisasi Resep Sukses

Resep sukses seringkali dianggap sebuah jimat berharga yang harus dijaga dan dilakukan untuk mempertahankan, meningkatkan bahkan mengulangi sukses yang telah dicapai. Resep ini sedikit ‘saru’ untuk dibagi-bagi. Kalo semua orang sukses bisa bahaya. Siapa lagi yang bisa dikadali …. begitu barangkali pikiran pihak-pihak yang kebetulan diberikan kesempatan untuk berlebih dari yang lain.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Kata Hati, Opini, politik | Tag , , , | Tinggalkan Komentar

10 Menit

ayo…

aku sudah mau siap-siap. waktunya pendek

semuanya sudah siap, khan?  habis itu mandi lagi khan bisa. nyesel lho nanti di jalan.

kemaren khan masih…

hari ini sudah siap.

anak-anak?

lagi balap sepeda di luar.

lima menit?

ga cukup, 10 menit ya?

ok. 10 menit. selesai tidak selesai.

#sensor#

Dipublikasi di perjalanan | Tag , , | 3 Komentar

Benci

Apa yang dibenci oleh “suami jarak jauh”?

Datang bulan.

#ga bisa deh#

Dipublikasi di Kata Hati, Opini, perjalanan | Tag , , | 1 Komentar

Selingkuh (4)

Sang Dewi

Aku tersadar ketika bahuku ditepuk-tepuk sesorang. Sebelum membuka mata aku mendengar suara lembut berusaha membangunkanku. Ketika seluruh kesadaranku kembali dan mataku mulai bisa melihat sekeliling, kulihat seorang wanita dan laki-laki berusaha membangunkanku.

Si wanita yang bersuara lembut, adalah waitress yang mencatat pesananku dan membawakan espressoku. Sang laki-laki kemungkinan adalah manager in duty di cafe ini. Ia pula yang menepuk bahuku untuk menyadarkanku. Sayang sekali, mengingat aku sempat berharap bukan ia yang melakukannya.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di cerita | Tag | Tinggalkan Komentar

Selingkuh (3)

Pergulatan Rasa

Aku terdampar dalam penantian di cafe ini. Cafe sebuah hotel bintang empat di pusat kota. Aku menanti dia yang seharusnya datang lebih awal. Aku tak bisa berpikir apakah penantian ini cukup berharga. Menghabiskan waktu yang berharga untuk kedahagaan akan kebersamaan dengan dia. Pilihan lain bukan tidak ada, namun aku memilih tetap menantinya. Di sini.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di cerita | Tag | 2 Komentar